-klik disini-

Senin, 23 Januari 2012

peralatan gendong si bayi dan cara tepat penggunaannya

-wanita-istricantik.com-Depan atau Belakang, Sama Asyiknya

Bayi senang, Anda pun nyaman membawanya. Dan… kelekatan pun bisa terbina saat Anda menggendongnya.

Selama digendong, bayi merasa dekat dengan kita. Tapi bagaimana jika harus menggendong berlama-lama? Capek dan tangan kita tak bebas melakukan berbagai hal, lho! Aha, kenapa tidak pakai gendongan saja?

Sejak dulu alat bantu untuk menggendong bayi sudah digunakan orang di hampir seluruh belahan dunia. Dari yang hanya selembar selendang kain di Jawa maupun di Meksiko, atau keranjang anyaman di Kalimantan dan Cina, sampai alat gendong modern dengan merek ternama dengan berbagai kelebihannya.

Sesuai kebutuhan

Memilih alat gendong memang gampang-gampang sulit. Bukan sekadar keren, tapi fungsinya pun harus disesuaikan dengan kebutuhan kita. Bayi sampai usia 3 bulan, misalnya, biasanya lebih membutuhkan dekapan ibu. Untuk mereka, alat gendong yang pas adalah yang dapat dipakai untuk menggendong di depan. Dengan begitu, satu tangan ayah atau ibu mendekap bayi, sementara tangan yang lain masih tetap dapat mengerjakan kegiatan lain.

Secara umum, ada dua jenis alat gendong yang bisa Anda temui di pasaran, yaitu:

· Kain tradisional

Biasanya, alat gendong ini terbuat dari kain, memiliki semacam cincin (ring) untuk menyesuaikan panjang atau pendeknya kain. Umumnya, alat gendong semacam ini lebih sederhana, jauh dari “aksi”, namun tetap bermanfaat untuk mereka yang mempunyai postur tubuh kecil.

Selain itu, alat gendong kain yang berukuran kecil akan membuat bayi seolah-olah selalu dalam dekapan bunda atau pun ayahnya. Ini tentu menyenangkan bayi kecil, tapi biasanya tak disukai oleh bayi yang sudah lebih besar.

· Berbentuk ransel

Alat gendong bayi jenis ini, bukan saja memudahkan ayah atau bunda untuk “melenggang”, tetapi juga menyenangkan untuk bayi yang sudah dapat menegakkan kepalanya. Karena, si kecil menjadi lebih leluasa melihat dunia di sekelilingnya.

Biasanya, alat gendong ini punya penyangga untuk menahan punggung dan kepala bayi. Selain itu, alat gendong ransel juga memiliki sabuk-sabuk pengikat yang panjang pendeknya dapat disesuaikan untuk mengencangkan ke tubuh ayah atau ibu. Orang tua yang bertubuh lumayan tinggi akan menyenangi alat gendong jenis ini.

Alat gendong ransel, cocok dipakai untuk bepergian yang membutuhkan banyak jalan. Bisa untuk sekadar jalan-jalan ke mal, atau ke tempat wisata yang membutuhkan banyak jalan kaki, seperti naik turun bukit.

Dengan kedua jenis alat gendong tersebut, tiap jenis punya banyak model, pilihan tentu sesuai kebutuhan bayi dan selera Anda.

Cermat sebelum membeli

Di pasaran, tersedia alat gendong dalam banyak pilihan bentuk dan warna, serta aneka pelengkapnya. Sehubungan dengan hal itu, tak ada salahnya Anda pertimbangkan hal-hal berikut saat akan membeli alat gendong bayi.

* Perhatikan ukuran
Alat gendong yang “modern” biasanya bukan disebutkan untuk ukuran usia, tetapi ukuran berat bayi. Dengan begitu, ketahanan bahan yang dipakai diperhitungkan dengan beban bayi yang akan digendong.

Misalnya saja, alat gendong untuk bayi sampai dengan berat badan 9 kg (biasanya untuk menggendong di depan), atau alat gendong bayi sampai dengan berat badan 15 kg atau 20 kg (biasanya berupa alat gendong ransel). Dengan begitu, Anda dapat memperkirakan jika si kecil sudah melebihi berat badan tertentu, maka alat tersebut sebaiknya memang tidak dipergunakan demi keamanan bayi.

* Bahan yang dipakai untuk alat gendong bayi juga bervariasi. Ada yang dari kain saja, dan ada juga yang terdiri dari campuran kain dan plastik disertai aluminium (untuk menegakkan ransel di punggung).

* Kemanan dan kenyamanan
- Apakah alat gendong memiliki penyangga kepala atau punggung yang cukup aman bagi bayi? Ini penting untuk bayi yang belum dapat menegakkan kepalanya.

- Apakah tali gendongan cukup nyaman dipakai atau tidak? Sebab, jika tali punggung alat gendong “menyakiti” pundak Anda, maka acara menggendong bayi tak lagi menyenangkan untuk Anda maupun si kecil.

- Apakah Anda membutuhkan alat gendong yang dapat dipakai si kecil menghadap Anda dan/atau menghadap keluar?

- Apakah alat gendong punya kantung-kantung untuk meletakkan dompet dan sebagainya? Ini jika Anda memang memerlukannya, karena ada pula yang tidak ingin alat gendongnya terlalu “ramai” dengan kantung-kantung.

* Kepraktisan
Periksa dulu, apakah pengait atau pengunci talinya mudah dipasang dan dibuka. Kesulitan memasang atau membuka kaitan atau pengencang sabuk/tali alat gendong bayi, akan membuat kita kerepotan setiap kali akan menggendong atau menurunkan si kecil.

* Pemeliharaan
Apakah mudah dibersihkan atau dicuci jika kotor?

Pada akhirnya, dalam pilih-pilih alat gendong ini, memang tak hanya selera yang berbicara, tetapi juga kondisi tubuh (tinggi/pendek) dan kocek Anda. Selamat menggendong si kecil dengan nyaman!