Sabtu, 12 Mei 2012

MANAJEMEN BISNIS Nabi Muhammad Rasulullah



-wanita-istricantik.com-  Kehadiran / Kelahiran Nabi Muhammad ditengah bobroknya akhlak umat ketika itu merupakan peristiwa yang tiada bandingnya ‎dalam sejarah umat manusia, karena kehadirannya telah membuka zaman baru dalam ‎pembangunan peradaban dunia bahkan alam semesta (rahmatul-lil’alamin 21:107) ‎Beliau adalah utusan Allah SWT yang terakhir sebagai pembawa kebaikan dan ‎kemaslahatan  bagi seluruh umat manusia. Michael Hart dalam bukunya, ‎menempatkan beliau sebagai orang nomor satu dalam daftar seratus orang yang ‎memiliki pengaruh yang sangat besar dalam sejarah. Kata Hart, “Muhammad Saw ‎terpilih untuk menempati posisi pertama dalam urutan seratus tokoh dunia yang paling ‎berpengaruh, karena beliau merupakan satu-satunya manusia yang memiliki ‎kesuksesan yang paling hebat di dalam kedua bidang-bidang sekaligus : agama dan ‎bidang duniawi”.‎

Kesuksesan Nabi Muhammad Saw telah banyak dibahas para ahli sejarah, baik ‎sejarawan Islam maupun sejarawan Barat. Salah satu sisi kesuksesan Nabi ‎Muhammad adalah kiprahnya sebagai seorang padagang (wirausahawan). Namun, sisi ‎kehidupan Nabi Muhammad  sebagai pedagang dan pengusaha kurang mendapat ‎perhatian dari kalangan ulama pada momentum peringatan maulid Nabi. Karena itu, ‎dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw ini, kita ‎perlu merekonstruksi sisi tijarah Nabi Muhammad Saw, khususnya manajemen bisnis ‎yang beliau terapkan sehingga mencapai sukses spektakuler di zamannya.‎

Di pertengahan usia 30-an, ia banyak terlibat dalam bidang perdagangan ‎seperti kebanyakan pedagang-pedagang lainnya. Tiga dari perjalanan dagang Nabi ‎setelah menikah, telah dicatat dalam sejarah: pertama, perjalanan dagang ke Yaman, ‎kedua, ke Najd, dan ketiga  ke Najran. Diceritakan juga bahwa di samping perjalanan-‎perjalanan tersebut, Nabi terlibat dalam urusan dagang yang besar, selama musim-‎musim haji, di festival dagang Ukaz dan Dzul Majaz. Sedangkan musim lain, Nabi ‎sibuk mengurus perdagangan grosir pasar-pasar kota Makkah. Dalam menjalankan ‎bisnisnya Nabi Muhammad jelas menerapkan prinsip-prinsip manajemen yang jitu ‎dan handal sehingga bisnisnya tetap untung dan tidak pernah merugi.‎

Implementasi manajemen bisnis
Jauh sebelum Frederick W. Taylor (1856-1915) dan Henry Fayol mengangkat ‎prinsip manajemen sebagai suatu disiplin ilmu, Nabi Muhammad Saw. sudah ‎mengimplementasikan  nilai-nilai manajemen dalam kehidupan dan praktek bisnisnya. ‎Ia telah dengan sangat baik mengelola proses, transaksi, dan hubungan bisnis dengan ‎seluruh elemen bisnis serta pihak yang terlihat di dalamnya. Bagaimana gambaran ‎beliau mengelola bisnisnya, Prof. Afzalul Rahman dalam buku Muhammad A Trader,  ‎mengungkapkan: ‎
‎“Muhammad did his dealing honestly and fairly and never gave his customers ‎to complain. He always kept his promise and delivered on time the goods of quality ‎mutually agreed between the parties. He always showed a gread sense of ‎responsibility and integrity in dealing with other people”. Bahkan dia mengatakan: ‎‎“His reputation as an honest and truthful trader was well established while he was ‎still in his early youth”.‎

Berdasarkan tulisan Afzalurrahman di atas, dapat diketahui bahwa Nabi ‎Muhammad adalah seorang  pedagang yang jujur dan adil  dalam membuat perjanjian ‎bisnis. Ia tidak pernah membuat para pelanggannya komplen. Dia sering menjaga  ‎janjinya dan menyerahkan barang-barang yang di pesan dengan tepat waktu. Dia ‎senantiasa menunjukkan  rasa tanggung jawab yang besar dan integritas yang tinggi ‎dengan siapapun. Reputasinya  sebagai seorang pedagang yang jujur dan benar telah ‎dikenal luas sejak beliau berusia muda.‎

Dasar-dasar etika dan menejemen bisnis tersebut, telah mendapat legitimasi ‎keagamaan setelah beliau diangkat menjadi Nabi. Prinsip-prinsip etika bisnis yang ‎diwariskan semakin mendapat pembenaran akademis di penghujung abad ke-20 atau ‎awal abad ke-21. Prinsip bisnis modern, seperti tujuan pelanggan dan kepuasan ‎konsumen (costumer satisfaction), pelayanan yang unggul (service exellence), ‎kompetensi, efisiensi, transparansi, persaingan yang sehat dan kompetitif, semuanya ‎telah menjadi gambaran pribadi, dan etika bisnis Muhammad Saw ketika ia masih ‎muda.‎
Pada zamannya, ia menjadi pelopor perdagangan berdasarkan prinsip ‎kejujuran, transaksi bisnis yang fair, dan sehat. Ia tak segan-segan ‎mensosialisasikannya dalam bentuk edukasi langsung dan statemen yang tegas kepada ‎para pedagang. Pada saat beliau menjadi kepala negara, law enforcement benar-benar ‎ditegakkan kepada para pelaku bisnis nakal. Beliau pula yang memperkenalkan asas ‎‎“Facta Sur Servanda”  yang kita kenal sebagai asas utama dalam hukum perdata dan ‎perjanjian. Di tangan para pihaklah terdapat kekuasaan tertinggi untuk melakukan ‎transaksi, yang dibangun atas dasar saling setuju “Sesungguhnya transaksi jual-beli ‎itu (wajib) didasarkan atas saling setuju (ridla)….”  Terhadap tindakan penimbunan ‎barang, beliau dengan tegas menyatakan: “Tidaklah orang yang menimbun barang ‎‎(ihtikar) itu, kecuali pasti pembuat kesalahan (dosa)!!!”‎

Sebagai debitor, Nabi Muhammad tidak pernah menunjukkan wanprestasi ‎‎(default) kepada krediturnya. Ia kerap membayar sebelum jatuh tempo seperti yang ‎ditunjukkannya atas pinjaman 40 dirham dari Abdullah Ibn Abi Rabi’. Bahkan kerap ‎pengembalian yang diberikan lebih besar nilainya dari pokok pinjaman, sebagai ‎penghargaan kepada kreditur. Suatu saat ia pernah meminjam seekor unta yang masih ‎muda, kemudian menyuruh Abu Rafi’ mengembalikannnya dengan seekor unta bagus ‎yang umurnya tujuh tahun. “Berikan padanya unta tersebut, sebab orang yang paling ‎utama adalah orang yang menebus utangnya dengan cara yang paling baik” ‎‎(HR.Muslim).‎

Sebagaimana disebut diawal, bahwa penduduk Makkah sendiri memanggilnya ‎dengan sebutan Al-Shiddiq (jujur) dan Al-Amin (terpercaya). Sebutan Al-Amin ini ‎diberikan kepada beliau dalam kapasitasnya  sebagai pedagang. Tidak heran jika ‎Khadijah pun menganggapnya sebagai mitra yang dapat dipercaya dan ‎menguntungkan, sehingga ia mengutusnya dalam beberapa perjalanan dagang ke ‎berbagai pasar di Utara dan Selatan dengan modalnya. Ini dilakukan kadang-kadang ‎dengan kontrak biaya (upah), modal perdagangan, dan kontrak bagi hasil.‎

Dalam dunia manajemen, kata benar digunakan oleh Peter Drucker untuk ‎merumuskan makna efisiensi dan efektivitas. Efisiensi berarti melakukan sesuatu ‎secara benar (do thing right), sedangkan efektivitas adalah melakukan sesuatu yang ‎benar (do the right thing).‎

Efisiensi ditekankan pada penghematan dalam penggunaan input untuk ‎menghasilkan suatu output tertentu. Upaya ini diwujudkan melalui penerapan konsep ‎dan teori manajemen yang tepat. Sedangkan efektivitas ditekankan pada tingkat ‎pencapaian atas tujuan yang diwujudkan melalui penerapan leadership dan pemilihan ‎strategi yang tepat. ‎

Prinsip efisiensi dan efektivitas ini digunakan untuk mengukur tingkat ‎keberhasilan suatu bisnis. Prinsip ini mendorong para akademisi dan praktisi untuk ‎mencari berbagai cara, teknik dan metoda yang dapat mewujudkan tingkat efisiensi ‎dan efektivitas yang setinggi-tingginya. Semakin efisien dan efektif suatu perusahaan, ‎maka semakin kompetitif perusahaan tersebut. Dengan kata lain, agar sukses dalam ‎menjalankan binis maka sifat shiddiq dapat dijadikan sebagai modal dasar untk ‎menerapkan prinsip efisiensi dan efektivitas. ‎

Demikian sekelumit sisi kehidupan Nabi Muhammad dalam dunia bisnis yang  sarat ‎dengan nilia-nilai manajemen, Semoga para pebisnis modern, dapat meneladaninya ‎sehingga mereka bisa sukses dengan pancaran akhlak terpuji dalam bisnis .

0 komentar ∞ forum diskusi & tanya jawab ∞:

Poskan Komentar

,

1 WANITA AFGHANISTAN 1 WANITA AFRIKA 1 WANITA AFRIKA SELATAN 1 WANITA AFRIKA TENGAH 1 WANITA ALBANIA 1 WANITA ALGERIA 1 WANITA AMERIKA 1 WANITA AMERIKA LATIN 1 WANITA ANDORRA 1 WANITA ANGOLA 1 WANITA ANTIGUA AND BARBUDA 1 WANITA ARAB SAUDI 1 WANITA ARGENTINA 1 WANITA ARMENIA 1 WANITA ASIA 1 WANITA ASIA TENGGARA 1 WANITA AUSTRALIA 1 WANITA AUSTRIA 1 WANITA AZERBAIJAN 1 WANITA BAHAMAS 1 WANITA BAHRAIN 1 WANITA BANGLADESH 1 WANITA BARBADOS 1 WANITA BELANDA 1 WANITA BELARUS 1 WANITA BELGIA 1 WANITA BELIZE 1 WANITA BENIN 1 WANITA BHUTAN 1 WANITA BOLIVIA 1 WANITA BOSNIA 1 WANITA BOTSWANA 1 WANITA BRAZIL 1 WANITA BRUNEI 1 WANITA BULGARIA 1 WANITA BURKINA FASO 1 WANITA BURMA 1 WANITA BURUNDI 1 WANITA CAPE VERDE 1 WANITA CEKO 1 WANITA CHAD 1 WANITA CHILE 1 WANITA CHINA 1 WANITA COMOROS 1 WANITA CYPRUS 1 WANITA DENMARK 1 WANITA DJIBOUTI 1 WANITA DOMINIKA 1 WANITA EKUADOR 1 WANITA EL SAVADOR 1 WANITA EQUATORIAL GUINEA 1 WANITA ERITREA 1 WANITA EROPA 1 WANITA ESTONIA 1 WANITA ETHIOPIA 1 WANITA FIJI 1 WANITA FILIPINA 1 WANITA FINLANDIA 1 WANITA GABON 1 WANITA GAMBIA 1 WANITA GEORGIA 1 WANITA GHANA 1 WANITA GRENADA 1 WANITA GUATEMALA 1 WANITA GUINEA 1 WANITA GUINEA BISSAU 1 WANITA GUYANA 1 WANITA HAITI 1 WANITA HONDURAS 1 WANITA HUNGARIA 1 WANITA INDONESIA 1 WANITA INGGRIS 1 WANITA IRAN 1 WANITA IRLANDIA 1 WANITA ISLANDIA 1 WANITA ISRAEL 1 WANITA ITALIA 1 WANITA JAMAIKA 1 WANITA JEPANG 1 WANITA JERMAN 1 WANITA KAMBOJA 1 WANITA KAMERUN 1 WANITA KANADA 1 WANITA KAZAKHSTAN 1 WANITA KENYA 1 WANITA KIRIBATI 1 WANITA KOLOMBIA 1 WANITA KONGO 1 WANITA KOREA SELATAN 1 WANITA KOREA UTARA 1 WANITA KOSTARIKA 1 WANITA KROASIA 1 WANITA KUBA 1 WANITA KUWAIT 1 WANITA KYRGYSTAN 1 WANITA LAOS 1 WANITA LESOTHO 1 WANITA LIBANON 1 WANITA LIBERIA 1 WANITA LIBYA 1 WANITA LIECHTENSTEIN 1 WANITA LITHUANIA 1 WANITA LUXEMBOURG 1 WANITA MACEDONIA 1 WANITA MADAGASCAR 1 WANITA MALAWI 1 WANITA MALAYSIA 1 WANITA MALDIVES 1 WANITA MALI 1 WANITA MALTA 1 WANITA MAROKO 1 WANITA MARSHALL ISLANDS 1 WANITA MAURITANIA 1 WANITA MAURITIUS 1 WANITA MEKSIKO 1 WANITA MESIR 1 WANITA MICRONESIA 1 WANITA MOLDOVA 1 WANITA MONACO 1 WANITA MONGOLIA 1 WANITA MONTENEGRO 1 WANITA MOZAMBIQUE 1 WANITA NAMIBIA 1 WANITA NAURU 1 WANITA NEPAL 1 WANITA NICARAGUA 1 WANITA NIGER 1 WANITA NIGERIA 1 WANITA NORWEGIA 1 WANITA OMAN 1 WANITA PAKISTAN 1 WANITA PALAU 1 WANITA PALESTINA 1 WANITA PANAMA 1 WANITA PANTAI GADING 1 WANITA PAPUA NUGINI 1 WANITA PARAGUAI 1 WANITA PERU 1 WANITA POLANDIA 1 WANITA PORTUGAL 1 WANITA PRANCIS 1 WANITA QATAR 1 WANITA RUMANIA 1 WANITA RUSIA 1 WANITA RWANDA 1 WANITA SAINT KITTS AND NEVIS 1 WANITA SAINT LUCIA 1 Wanita Saint Vincent and the Grenadines 1 WANITA SAMOA 1 WANITA SAN MARINO 1 WANITA SELANDIA BARU 1 WANITA SENEGAL 1 WANITA SERBIA 1 WANITA SEYCHELLES 1 Wanita Sierra Leone 1 WANITA SINGAPURA 1 WANITA SLOVAKIA 1 WANITA SLOVENIA 1 WANITA SOLOMON ISLANDS 1 WANITA SOMALIA 1 WANITA SPANYOL 1 WANITA SRI LANKA 1 WANITA SUDAN 1 WANITA SUDAN SELATAN 1 WANITA SURIAH 1 WANITA SURINAME 1 WANITA SWAZILAND 1 WANITA SWEDIA 1 WANITA SWISS 1 Wanita São Tomé and Príncipe 1 WANITA TAJIKISTAN 1 WANITA TANZANIA 1 WANITA THAILAND 1 WANITA TIMOR LESTE 1 WANITA TIMUR TENGAH 1 WANITA TOGO 1 WANITA TONGA 1 WANITA TRINIDAD AND TOBAGO 1 WANITA TUNISIA 1 WANITA TURKI 1 WANITA TURKMENISTAN 1 WANITA TUVALU 1 WANITA UGANDA 1 WANITA UKRAINA 1 WANITA UNI EMIRAT ARAB 1 WANITA URUGUAI 1 WANITA VANUATU 1 WANITA VATIKAN 1 WANITA VENEZUELA 1 WANITA VIETNAM 1 WANITA YAMAN 1 WANITA YORDANIA 1 WANITA YUNANI 1 WANITA ZAMBIA 1 WANITA ZIMBABWE 1WANITA LATVIA