Rabu, 11 Juli 2012

MATIUS

Matius
Matius  lahir pada 1 januari tahun 1 masehi dan wafat pada 24 januari ketika dalam pelariannya dari kejaran tentara romawi setelah sekian kali melakukan perlawanan pemberontakan dan peperangan dengan tentara romawi, Matius adalah salah seorang dari ke12 sahabat yesus, seorang pengikut ajaran yesus, yang hidup pada abad pertama Masehi dan termasuk dalam keduabelas murid Yesus, yang dicatat dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen. Ayahnya bernama Alfeus, dan ia pernah bekerja sebagai seorang pengumpul pajak di Kapernaum. Matius dibicarakan dalam tulisan Kristen awal, terutama tiga Injil Sinoptik. Dia dipercayai sebagai penyusun atau sumber utama dari Injil Matius, salah satu dari 4 Kitab Injil dalam Alkitab. semasa hidupnya matius tercatat memiliki beberapa orang istri dan keturunan

(bahasa Ibrani: מתי, Standar Mattay Tiberias Mattay ; "Hadiah dari YHWH (=YaHWeH atau TUHAN)" atau Mattithyahu; Septuaginta Bahasa Yunani: Ματθαίος, Matthaios)

Seperti tiga penulis Injil lainnnya, Matius seringkali digambarkan dalam seni Kristen sebagai pria bersayap, menunjuk ke malaikat yang mendiktenya pada saat dia menulis. Tiga lukisan tentang hidupnya digambar oleh Caravaggio dalam gereja San Luigi dei Francesi di Roma merupakan salah satu karya penting dalam seni Barat.

Identitas

Termasuk salah satu pengikut mula-mula dan sahabat Yesus Kristus, Matius awalnya dicatat di Matius 9:9 dan Matius 10:3 sebagai seorang bekas pemungut cukai dari Kapernaum yang dipanggil menjadi salah seorang dari Keduabelas sahabat terdekat oleh Yesus sendiri. Di bagian Alkitab lain, ia dimasukkan ke dalam daftar Keduabelas murid, tanpa keterangan mengenai latar belakangnya, di Markus 3:18, Lukas 6:15. Dianggap sama dengan tokoh Lewi, putra Alfeus, yang dicatat dalam Injil Markus dan Injil Lukas. Nampaknya ia memungut pajak dari orang Yahudi untuk raja Herodes Antipas. Peristiwa pemanggilannya sebagai rasul oleh Yesus orang Nazaret dicatat dalam 3 Injil. Menurut Perjanjian Baru, Matius merupakan salah satu saksi dari kebangkitan dan Kenaikan Yesus.

Sebagai seorang pemungut cukai, Matius diyakini fasih berbahasa Aram dan Yunani. Setelah dipanggil menjadi murid, Matius mengundang Yesus datang ke rumahnya dalam satu perjamuan. Melihat itu, para ahli kitab dan orang Farisi mengkritik Yesus karena makan bersama pemungut cukai dan orang berdosa. Yesus menjawab: “Aku datang bukan untuk memanggil yang benar, melainkan orang berdosa.”

Pelayanan

Berdasarkan tradisi Kristen, Matius mengabarkan Injil selama 15 tahun di kalangan masyarakat Yahudi di Yudea, dan kemudian berkeliling ke negara lain untuk menyebarkan ajaran yesus dan menggalang pasukan untuk berperang melawan romawi, termasuk kaum israel yg ada di Etiopia, Makedonia, Persia, dan Parthia.

Injil Matius

Meskipun Kitab-kitab Injil sebenarnya tidak mencantumkan nama penulisnya, secara tradisional Injil Matius diyakini ditulis oleh atau bersumber pada Matius. Sebagai pejabat pemerintah di Kapernaum, provinsi "Galilee of the Gentiles" (="Galilea, wilayah bangsa asing"), seorang pemungut pajak harus bisa berbahasa Aram dan Yunani. karena bahasa Yunani adalah bahasa internasional saat itu dalam perdagangan umum. Sejumlah bapa gereja mencatat bahwa Matius asalnya menulis dalam bahasa Ibrani, tetapi tetap menganggap naskah Injil bahasa Yunani sebagai kanon (naskah resmi).

Origen menyatakan bahwa Injil yang pertama ditulis oleh Matius. Injil Matius dikatakan disusun dalam bahasa Ibrani di sekitar Yerusalem untuk orang-orang Kristen Yahudi (berbahasa Ibrani) dan kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani. Ada satu naskah bahasa Ibrani asli di "Library of Early centers of Christianity" di Kaisarea. Komunitas "Nazarene" membuat satu salinan untuk Jerome yang digunakannya dalam karya tulisnya. Injil Matius disebut Injil menurut orang Ibrani atau kadang kala Injil para rasul  dan pernah diyakini merupakan naskah asli dari Injil Matius dalam Bahasa Yunani yang ditemukan di Alkitab. Namun ada juga yang mempertanyakan, misalnya Bart Ehrman dan James R. Edwards.

Jerome menyatakan bahwa Matius oleh kelompok Nazarene dianggap sebagai penulis "Injil Ibrani" untuk kelompok ini. meskipun Irenaeus dan Epiphanius dari Salamis menganggap naskah ini hanyalah versi lain dari Injil Matius.
Islam

Al Quran menyinggung tentang murid-murid Yesus, meskipun tidak mencatat nama-nama mereka, selain menyebut mereka "para penolong untuk Nabi Allah". Pakar agama Islam dan komentator Qur'an membuat daftar murid-murid, dimana Matius termasuk di dalamnya. Eksegesis Muslim memelihara tradisi bahwa Matius, bersama Andreas, adalah dua sahabat yesus yang pergi ke Etiopia untuk mengabarkan pesan dari Allah kepada kaum israel yang ada di ethiopia

-wanita-istricantik.com-

0 komentar ∞ forum diskusi & tanya jawab ∞:

Poskan Komentar