-klik disini-

Senin, 08 Juli 2013

Calon istri Yang Baik


Memilih Calon istri Yang Baik, istri adalah tempat berteduh bagi suami dan sebagai teman hidup, pengatur rumahtangga, sebagai ibu anak anak, tempat menyampaikan isi hati, maka menjadi suatu keharusan bagi kaum lelaki jika hendak kawin sebaiknya memilih istri yang baik, karena istri yang baik akan membawa kebaikan dalam keluarga, istri yang baik akan mendatangkan kebahagiaan dan ketentraman hidup dalam rumahtangga

lalu bagaimana ciri ciri calon istri yang baik, apakah yang cantik rupanya, atau yang keturunan orang kaya. dalam hal ini rasulullah saw memberikan suatu gambaran, bahwa laki laki yang mengawini wanita ity hendaklah wanita yang beragama, dan agama bagi wanita dinomor satukan. sebagaimana sabda Nabi saw :

wanita itu dikawin karena empat perkara, karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya dan karena agamanya. polihlah wanita yang beragama tentu engkau akan selamat (HR Bukhari dan Muslim)

dalam hadits lain disebutkan :

hendaklah engkau memilih istri yang baik agama dan budi pekertinya karena kalau tidak demikian niscaya engkau celaka (HR Bukhari dan Muslim)

nasehat rasulullah saw ini tidak berarti orang laki laki harus kawin dengan wanita beragama sekalipun tidak cantik, tetapi kecantikan m, kekayaan dan keturunan boleh dijadikan dasar untuk mencari wanita yang akan dikawininya asalkan beragama dan dia benar benar wanita shaliha. sebab wanita yang baik bagi seorang laki laki adalah wanita yang menyenangkan bila dipandang

sebagaimana sabda Rasulullah saw : sebaik baik wanita adalah yang apabila kamu memandangnya kamu akan senang, apabila kamu perintah ia patuh kepadamu, apabila kamu beri bagian ia akan menerimanya, apabila kamu pergi ia akan menjaga dirinya dan menjaga hartamu (HR Nasai )

yang dimaksud cantik dalam hadist diatas adalah cantik menurut pandangan seseorang bukan cantik menurut pandangan umu sebab kecantikan seseorang itu punya banyak penilaian , seseorang mengatakan tidak cantik dan mungkin orang lain mengatakan cantik dan bukan karena cintanya seseorang akan menambah kecantikan seseorang itu sendiri.

jadi nasehat rasulullah saw melalui hadist nya itu bermakna bahwa jika anda telah cinta kepada seorang wanita yang anda kira dia cantik dan berharta serta dari keturunan orang berpangkat maka selidikilah agamanya dan jika ia tidak beragama jang teruskan pernikahan sebab akan mencelakakan kehidupan anda (kebahagiaan dan ketentraman hidup anda)

diriwayatkan oleh imam thabrani dalam al ausath dari anas ra dari Nabi saw : barangsiapa mengawini wantia karena kedudukannya maka Allah hanya akan menambahi dengan kehinaan dan barang siapa mengawininya karena hartanya maka Allah hanya akan menambahinya dengan kemiskinan dan barangsiapa mengawininya karena keturunannya maka Allah hanya menambahinya dengan kerendahan sedang barangsiapa mengawini wanita karena ingin menjaga pandangannya (dari pandangan terlarang) dan ingin menjaga kehormatannya (dari perbuatan zina) serta membina hubungan kekeluargaan niscaya Allah memberkahinya dengan istrinya

diriwayatkan oleh ibnu majah dari abdullah bin amru ra bahwa rasulullah saw bersabda : janganlah mengawini wanita karena kecantikannya saja karena barangkali kecantikannya akan membinasakannya dan janganlah mengawini wanita karena kekayaannya barangkali kekayaannya akan menyelewengkannya, akan tetapi kawinilah wanita karena agamanya dan budak hitam wanita yang cacat telinganya tetapi baik agamanya lebih utama (dari pada cantik tapi buruk agamanya)

diriwayatkan oleh abu daud, nasai dan hakim dengan sanad shahih, isnadnya dari ma`qal bin yasar ra : datang seorang laki laki kepada Rasulullah saw seraya berkata "wahai Rasulullah aku menemukan seorang wanita yang punya asal keturunan yang baik dan kedudukan serta kekayaan hanya saja ia tidak beranak, apakah patut aku kawini dia " maka beliau pun melarangnya dan demianlah untuk yang kedua dan ketiga kalinya lalu bersabda "kawinilah wanita yang beranak, karena aku membanggakan umatku yang banyak di hari kiamat kepada umta umta yang lain

diriwayatkan oleh ibnu maja dari abu umamah ra dari nabi saw beliau bersabda : tak ada manfaat bagi orang mukmin sesudah takwa kepada Allah lebih baik dari pada istri yang shalihahh bila menyuruhnya tidak membanyah bila melihat kepadanya hari pun senang bila memberi sesuatu untuknya tidaklah ditolaknya bila suami bepergian ia pun menjaga baik baik dirinya dan hartta suaminya

dalam kesempatan lain Rasulullah saw pernah bersabda : dunia itu kesenangan dan sebaik baik kesenangan dunia adalah wanita shalihahh (HR Nasai)

diriwayatkan oleh Qudhai dari Nabi saw : Hati hatilah kamu dari tempat sampah yang ditumbuhi tanaman hijau, yaitu wanita cantik dari keturunan yang jelek

diriwayatkan oleh ibnu majah dan tirmidzi dari tsauban ra , bahwa ketika turun ayat, kami sedang dalam perjalanan bersama rasulullah saw . salah seorang sahabat berkata ;"apakah ayat tersebut mengenai emas dan perak. "andaikan kami tahu harta itu lebih utama agar kami memiliki." lalu Rasulullah saw bersabda : Milik yang paling utama ialah lidah yang sering berzikir, hati yang bersyukur dan istri yang shalihah yang membantunya agar menjadi orang yang beriman

Diriwayatkan oleh imam ahmad dengan isnad shahih, Thabrani dan bazzar dari saad bin abi waqqas ra bahwa Rasulullah bersabda : diantara kebahagiaan anak cucu adam ada tiga macam dan penderitaan anak cucu adam ada tiga macam. yang membahagiakan anak cucu adam ialah : wanita shalihah, tempat tinggal yang baik dan kendaraan yang baik. kejelekan bagi anak cucu adam adalah : wanita yang jahat, tempat tinggal yang jelek dan kendaraan yang jelek-wanita