Wanita Kurdi Siap Memerangi ISLAMic State

Pejuang Kurdi Wanita memicu rasa takut pasukan islamic state, yang mempercayai bahwa mereka akan langsung menuju ke neraka jika mereka terbunuh oleh seorang wanita. seorang wartawan kafir melakukan perjalanan ke perbatasan Irak-Suriah untuk bergabung dalam barisan YPG, dalam pertempuran batalyon perempuan melawan IS.

Daerah perbatasan antara Irak dan Suriah saat ini dikendalikan oleh pejuang Kurdi setelah pasukan militer Irak dan Suriah meninggalkan perbatasan.

Para pejuang perempuan menempati pos di perbatasan, yang memungkinkan mereka untuk memantau semua kegiatan IS di Irak dan Suriah.

Rosarine, salah satu wanita, mengaku bahwa ia tidak pernah menembakkan pistol dalam hidupnya sebelum perang melawan Negara Islam (IS, sebelumnya dikenal sebagai ISIS)


"Pertama kali saya takut, tapi cinta saya untuk negara saya lebih besar dari ketakutan saya," katanya kepada media. "Negara Islam pikir perempuan tidak bisa melawan mereka, tapi di sini Kami tidak takut karena kita tahu apa yang kita perjuangkan. "

wanita berusia 19-tahun yang putus sekolah ini bergabung dengan YPG, Unit Perlindungan Rakyat kurdi, 

Comments