Dampak Psikologi Pasien Operasi Plastik, 31 Foto


Semua Orang pasti ingin tampil cantik ataupun ganteng, Namun, Bila ternyata Make up tak bisa mendukung 'kesempurnaan' penampilan, maka operasi plastik bisa menjadi alternatif solusi . Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi dunia kesehatan dan kecantikan,  saat ini operasi plastik menjadi semakin booming karena menawarkan kesempurnaan pada sang pasien.  

Pada tahun 2016, sekitar 240.682 operasi plastik dilakukan pada pasien berusia kurang dari 18 tahun, diantaranya prosedur bedah membentuk hidung  , mengencangkan payudara, pembesaran payudara, sedot lemak dan melipat perut. Namun, sangat sedikit penelitian  dilakukan untuk meneliti risiko keselamatan dan jangka panjang dari prosedur ini pada psikologi remaja secara mental .

saat ini sedang dikembangkan penelitian ilmu psikology pada pasien operasi plastik, Seorang psikolog dapat berperan dalam membantu pasien bedah kosmetik  dan ahli bedah plastik dalam melakukan  tindakan yang tepat. Misalnya,   membantu ahli bedah plastik mengidentifikasi  psikologis pasien pra dan pasca  operasi, 

Sarwer bekerja sama dengan psikolog lainnya mengembangkan kuesioner skrining  , dalam buku "Psychological Aspects of Reconstructive and Cosmetic Plastic Surgery: Clinical, Empirical and Ethical Perspectives" (Lippincott Williams & Wilkins, 2005). Buku, yang akan diterbitkan bulan ini, terdapat bab tentang bagaimana  membantu  ahli bedah dan ahli kesehatan jiwa untuk BDD,  mengeksplorasi hubungan antara penampilan fisik, citra tubuh dan fungsi psikososial. Sarwer percaya  psikolog  mampu menggali masalah yang berkaitan dengan bedah kosmetik karena saat ini popularitasnya meningkat , hubungan antara penampilan, citra tubuh dan  gangguan kejiwaan, seperti gangguan makan, fobia sosial dan fungsi seksual. "


































Comments