Lagi, Bashar Assad Membantai Wanita & Bayi Suriah


Setidaknya dua orang tewas dan beberapa, termasuk bayi, terluka, dalam serangan udara di sebuah rumah sakit bersalin di provinsi Idlib Suriah, menurut organisasi internasional Save the Children, yang mendukung fasilitas tersebut.

Observatorium Hak Asasi Manusia asal Inggris itu juga mengatakan pada hari Jumat rumah sakit di kota yang dikuasai pejuang Kafar Takharim  rusak berat dan kini hampir sepenuhnya tidak operasional.

Save the Children mengatakan  serangan udara menghantam bagian depan gedung rumah sakit, pada saat dua operasi cesar sedang berlangsung dan seorang wanita sedang melahirkan.

"Beberapa bayi terluka saat inkubator  jatuh ke lantai, dan seorang wanita yang sedang hamil enam bulan kakinya putus," ujar Save the Children dalam sebuah pernyataan.

"Dua wanita lain terluka pecahan peluru di perut dan sejumlah pasien dan staf telah menderita luka ringan."

Seorang juru bicara rumahsakit mengatakan bahwa rumah sakit ini adalah yang terbesar di daerah, melayani lebih dari 1.300 perempuan per bulan". dan Rumah sakit, yang didirikan pada bulan Juni 2014 ini juga  merawat sekitar 340 bayi pada bulan Juni juli 2016, 

"Menyerang sebuah rumah sakit bersalin yang membantu perempuan untuk melahirkan dengan aman adalah tindakan memalukan,  ," kata sonia Khush, direktur untuk Save the children Suriah .

"Sekitar 61 persen pasien di rumah sakit adalah perempuan dan 39 persen adalah anak-anak." tambahnya

rumahsakit Ini adalah satu-satunya rumah sakit yang mengkhususkan diri dalam bersalin dan anak-anak di sisi barat utara pedesaan Idlib. 

Pemboman pada Jumat 29 juli ini adalah yang terbaru dalam serangkaian serangan yang menargetkan semua rumah sakit di Suriah. serangan udara pemerintah Suriah juga mentargetkan empat rumah sakit darurat dan bank darah  di Aleppo  pekan lalu, menurut petugas penyelamat lokal.














Comments