7 Bahaya Seafood Untuk Kehamilan


Seafood mengandung banyak zat yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, untuk mendukung tumbuh kembang janin dalam Rahim agar maksimal dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan. Tapi sayangnya, hampir semua seafood memiliki efek samping yang buruk dan bahkan diharamkan bagi bunda yang sedang hamil. Bila mengesampingkan efek buruknya, sebenarnya kandungan nutrisi pada seafood terbilang sangat fantastis, Terdapat kandungan zat asam lemak omega-3 , DHA dan EPA yang teramat sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, yakni untuk memaksimalkan tingkat kecerdasan janin dan ketrampilan kognitif janin. Bila bunda ingin mengambil manfaat dari nutrisi pada seafood, ada baiknya dimasukkan dalam menu makanan bunda, tapi sangat dibatasi, hanya sebulan sekali saja, itupun terbatas hanya jenis seafood tertentu. Penasaran kan, apa sih sebenarnya bahaya seafood bila dikonsumsi terlalu sering.

1. Zat Merkuri 

Zat mercuri tak hanya berbahaya bagi ibu hamil saja lho, tapi juga berbahaya bagi bunda yang sedang dalam program hamil ataupun yang sedang menyusui bayi. Kerang, sangat mudah tercemar zat mercuri, khusus nya yang berasal dari laut jawa, yang habitat lautnya sudah banyak tercemar limbah pabrik, tak hanya kerang saja, ikan yang berukuran besar semisal tuna, makarel raja, sarden hiu , marlin juga terdapat kandungan merkuri yang cukup tinggi di dalam daging nya. Merkuri tidak lah terlalu berbahaya bagi wanita dewasa tapi bagi ibu hamil dapat mempengaruhi tumbuh kembang otak dan system saraf dalam tubuh janin. Untuk membatasi dan mencegah masuknya merkuri ke dalam aliran darah bunda, sebaiknya hindari kerang , ikan tuna, udang laut , sarden dan kepiting. Pilih lah ikan air tawar yang memiliki kandungan omega-3 yang tak kalah dengan seafood, yakni ikan gabus, lele, ikan haruan, dan udang air tawar

2. Dimasak Matang

Jangan memakan makanan mentah, karena ibu hamil sangat rawan terkena infeksi bakteri. Terdapat beragam bakteri, virus dan parasite, cacing pita pada makanan mentah. Dapat mengakibatkan masalah pencernaan dan menghalangi organ pencernaan menyerap zat gizi dalam makanan. Seafood yang tidak dimasak sempurna menjadi factor utama terjadinya keracunan makanan pada ibu hamil, dan juga efek alergi , gatal , ruam kulit , pusing.

Batasi Konsumsi Seafood

- Memilih Jenis ikan laut yang memiliki kadar merkuri yang rendah

- Porsi kecil saja

- Dimasak Matang, hindari sushi , saus tiram, sashimi

- Maksimal hanya 300 gram per minggu

Ada beberapa jenis seafood yang kadar merkuri nya rendah tapi sayangnya memiliki kadar kolesterol yang tinggi : semisal cumi cumi, rajungan, ikan bandeng, ikan kembung, 

efek samping seafood untuk ibu hamil

Bolehkah Ibu Hamil Muda makan udang dan cumi? makan udang dianjurkan bagi ibu hamil, karena tidak memiliki kandungan zat merkuri, kolesterol / lemak rendah, dan terdapat zat chitosan yang sangat baik bagi janin dan bunda : mengatasi masalah gangguan tidur, penambah darah, mengendalikan kolesterol dalam darah, penambah nafsu makan

Bahaya Seafood Untuk ibu hamil

Makan Kepiting apakah bisa menggugurkan kandungan? makan kepiting baik untuk kesehatan, tapi  bila ayah atau bunda alergi terhadap kepiting sebaiknya dihindari , karena mungkin gen bawaan ayah / bunda yang alergi, menurun pada janin. 

Apakah ibu hamil boleh makan daging cumi atau gurita? boleh, tidak terdapat kandungan zat berbahaya semacam merkuri, tapi memiliki kandungan kolesterol yang agak tinggi, jadi sebaiknya dibatasi

Bahaya Seafood Untuk Kehamilan

Kenapa ibu hamil tidak boleh makan kerang? kerang sangat mudah tercemari oleh polusi pencemaran habitatnya, menyerap zat zat beracun berbahaya ke dalam sel sel tubuhnya. 

Comments

Popular Posts