7 Gejala Gula Darah Rendah, Hipoglikemia

COKELAT BUBUK

 Gejala hipoglikemia agak sulit dibedakan dengan gejala penyakit jantung, sedikit ada kemiripan namun ada ciri khas yang bisa dibedakan. Keringat dingin, pusing , lemas, dan tubuh bergetar bisa menandakan tubuh kita sedang hipoglikemia , kadar gula di dalam darah terlalu rendah hingga kurang dari 70 mg/dl, bila dibiarkan terus menerus akan berdampak fatal pada Otak kita dan dapat menyebab kan koma. pada kasus tertentu atau parah dibutuhkan suntikan gula atau cairan infus gula berwarna pink. 

Hipoglikemia umum nya terjadi pada penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2, khusus nya bagi pemakai obat dosis tinggi semisal glibenclamid atau pun pengguna suntik insulin. Namun , tidak hanya pada penderita diabetes saja yang dapat mengalami hipoglikemia, pada penderita gangguan liver dan gangguan nafsu makan juga dapat terkena penyakit ini. Gula darah dikatakan normal bila kadar gula dalam darah antara 85 - 135, bila melebihi 140 mg/dl bisa dikatakan pre diabetes atau bahkan sudah divonis diabetes, sedangkan bila kurang dari 80 mg/dl maka seseorang dikatakan penderita hipoglikemia. 

Obat hipoglikemia cukup lah mudah bila gula darah masih berkisar antara 60 - 80 mg/dl, tapi bila kurang dari 50 mg/dl adakala nya dibutuhkan infus gula, tergantung respon tubuh pasien terhadap gula. Bila respon tubuh terhadap gula masih bagus, mungkin cukup dengan 3 sendok madu sudah cukup menaikkan gula darah. Agar kita dapat mengantisipasi dan mencegah terjadi nya dampak buruk hipoglikemia, maka perlu kita ketahui gejala gejala nya :

1. Kelaparan

2. Keringat dingin

3. Mulut seperti tersengat listrik kecil, atau kesemutan

4. gemetaran , bergetar

5. sakit kepala

6. kelelahan

7. jantung berdebar kencang

8. Mempengaruhi kejiwaan : menjadi linglung, sulit diajak berbicara, cengeng, mudah sakit hati

9. wajah dan telapak tangan terlihat pucat pasi

10 . tubuh terasa lemas tidak bertenaga, mengantuk, tubuh tiba tiba kejang lalu tidak sadarkan diri.

Masalah hipoglikemia mungkin bisa segera ditangani dan dicarikan solusi bila kita pahami gejala gejala nya tapi yang menjadi masalah adalah, hipoglikemia dapat terjadi saat kita tertidur pulas , tiba tiba koma karena tidak sadarkan diri sehingga tidak sempat melakukan penanganan mandiri. Keringat membasahi sprei juga bisa kita jadikan indikasi apakah saat tidur kita teserang hipoglikemia. Baik nya kita kenali tubuh kita masing masing dan respon nya terhadap makanan dan obat obatan tertentu agar hipoglikemia dapat dicegah



Comments

Popular Posts