7 Manfaat Jamur Untuk Ibu Hamil, Aman Atau Tidak ?

Beberapa orang meyakini mengkonsumsi jamur saat masa kehamilan dapat berakibat buruk bagi Janin. Jamur merupakan sejenis sayur sayuran yang cukup ber nutrisi dan bergizi tinggi. Jamur diidentikkan dengan bakteri, penyakit kulit ataupun jamur noda di pakaian, terkesan kotor dan penuh bakteri. Padahal Ada beragam jenis jamur yang aman dan nikmat , dapat diolah menjadi beragam jenis masakan sehat dan lezat. Jamur dapat dijadikan sebagai subtitusi pengganti daging , diolah dengan cara yang tepat dapat tercipta tekstur menyerupai daging.

Jamur Untuk Ibu Hamil

Baik Untuk Kesehatan dan dianggap Aman tapi tetap pada aturan dan pemilihan jenis jamur yang tepat, perlu diteliti dan diketahui dengan tepat jenis ataupun cara mengolahnya :

1.       Memilih jenis jamur yang tidak menimbulkan alergi, semisal jamur madu, jamur tiram , jamur procini, jamur kancing, jamur enoki, jamur kuping

2.       Jangan memilih jamur kalengan

3.       Membilas jamur hingga bersih sebelum dimasak, bila perlu didiamkan semalam di dalam kulkas untuk membunuh bakteri

4.       Memasak hingga benar benar matang.

Manfaat Jamur untuk kesehatan

Apakah jamur berbahaya untuk kesehatan ?

1.       Vitamin B1, B3

Vitamin ini berguna untuk memaksimalkan pertumbuhan otak bayi di dalam Rahim , Kandungan vitamin B yang lengkap dan kompleks sangat dibutuhkan oleh ibu hamil karena sebagai vitamin ini sebagai bahan terpenting dalam pembentukan dan pertumbuhan saraf saraf di tubuh mungil si bayi, Khususnya di area otak . Dan dapat meningkatkan stamina agar bunda tidak selalu merasa kecapekan dan juga meningkatkan kekuatan jantung selama masa kehamilan

2.       Antioksidan Alami

Zat Selenium terdapat dalam Jamur, zait ini merupakan sejenis antioksidan yang berfungsi memperkuat system daya tahan tubuh, berperan penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh ibu hamil selama masa mengandung janin. Antioksidan juga berperan menangkal radikal bebas penyebab beragam penyakit berat.

3.       Mineral

Mineral tembaga, banyak terkandung di dalam jamur, zat mineral ini berperan dalam proses terbentuknya sel darah merah, sebagai zat yang mendistribusikan nutrisi dan oksigen ke dalam tubuh janin. Mineral ini sangat penting karena berfungsi sebagai zat inti pendukung pertumbuhan jantung, system pembuluh darah, dan susunan saraf yang rumit yang tersebar di tubuh janin di dalam Rahim

4.       Vitamin D aktif

Vitamin D dapat kita peroleh secara gratis dari sinar matahari pagi, tapi dapat juga diperoleh dari jamur. Bayi di dalam kandungan sangat membutuhkan asupan vitamin D untuk memaksimalkan pertumbuhan tulang, memperkuat system kekebalan tubuh dan perkembangan jaringan sel sel otak . Vitamin D juga dapat mencegah terjadinya pre eklamsia pada ibu hamil

5.       Zat Kalium

Kalium banyak terdapat pada buah buahan, semisal pisang, air kelapa dan juga pada jamur. Kalium memiliki peran sebagai penyeimbang cairan elektrolit pada seluruh jaringan sel sel tubuh, agar tidak terjadi pembengkakan pada bagian tubuh tertentu, semisal kaki, muka, tangan. Selain itu Kalium juga berfungsi menjaga irama detak jantung ibu hamil dan janin, agar berdenyut normal sesuai irama yang dibutuhkan oleh tubuh. Bila kekurangan kalium maka tubuh bunda akan terasa seperti kram dan lemas.

6.       Asam Folat

Asam Folat dapat ditemukan di dalam berbagai macam sayuran, kandungan asam folat di dalam jamur tidak lah terlalu banyak, zat ini berperan sebagai salah satu bahan pembentukan sel darah merah

7.       Hati Hati Bila Alergi pada jenis jamur tertentu, Segera hentikan, dan netralisir dengan air kelapa

Comments

Popular Posts