7 Tips Wawancara Kerja, Pertanyaan Gaji


 Setiap pencari kerja pasti berharap perusahaan atau instansi yang diharapkan dapat memberikan kesejahteraan hidup, apalagi bagi kita yang telah berkeluarga. Kebutuhan hidup yang semakin meningkat, dan kondisi perekonomian negara yang tak kunjung ada perbaikan, menuntut kita mendapatkan pekerjaan dan penghasilan yang baik. Mungkin banyak diantara para pekerja yang hanya mencari status harga diri semisal bekerja sebagai tenaga honorer di sebuah instansi pemerintah , sembari berdagang untuk mencukupi kebutuhan harian karena gaji sebagai tenaga honorer hanya kecil, Jauh dibawah UMR / UMK daerah. 

Wawancara kerja menjadi hal yang cukup menentukan bagi pelamar kerja, diperlukan wawasan dan trik khusus agar tidak salah ataupun terjerumus dalam jebakan di balik pertanyaan. Pada wawancara  pekerjaan , pasti ada pertanyaan perihal gaji yang diinginkan, bagaimana sebaiknya kita menjawabnya ? bila kita tidak berhati hati saat menjawab , mungkin angka yang disebutkan jauh dibawah standart perusahaan atapun terlampau tinggi, yang berujung pada kegagalan dalam kontestasi memperebutkan kursi yang tersedia. Ada beberapa tips sederhana yang bisa kita jadikan trik tersamar.

1. Berikan Perkiraan Angka, tapi Bukan Angka Yang Akurat atau angka pasti

Berikan jawaban angka kisaran agar tercipta negosiasi dengan pertimbangan keterbatasan kemampuan, pengalaman kerja, kemampuan perusahaan, standart gaji di perusahaan tersebut dan bahkan UMR daerah bila standart gaji terlalu kecil. Lain cerita bila wawancara kerja sebagai pegawai honorer di instansi pemerintah, atau pun guru di yayasan swasta, kita nurut saja digaji berapapun , karena bentuknya pengabdian, bukan mencari kesejahteraan. 

2. Lontarkan pertanyaan Balik, lihat contoh dibawah ini

a- Berapakah kisaran gaji yang diberikan untuk posisi pekerjaan tersebut ? 

b- Terimakasih sudah bertanya, mungkin bapak bisa bantu kami kasih tau brpa kisaran gaji yang diterima untuk lowongan tersebut ? 

bila dirasa terlalu rendah kita bisa bernegosiasi terbuka, perihal pengalaman kerja kamu atau target pekerjaan yang bisa dipenuhi bila gaji dinaikkan . semisal dengan jawaban sebagai berikut :  sesungguhnya kami mengharapkan 40% diatas gaji yang ditawarkan tapi sy terbuka sj utk penawaran berdasar fasilitas yg diberikan pda karyawan karyawannya

3. Tidak perlu dijawab sekarang

bila kita tidak terlalu yakin dengan gaji yang diinginkan , tidak apa apa. kita boleh menjawab di lain hari tapi dengan trik seperti ini :

sekarang ini sy sedang fokus berupaya mendapatkan posisi pekerjaan yang ditawarkan ketimbang penghasilan yang ditawarkan. Tapi sy juga sedang mendalami informasi seputar detail pekerjaan, profil perusahaan dan tunjuangan tunjangan gaji yang diberikan perusahaan kepada karyawan

Tetapi tidak semua perusahaan dapat memaklumi jawaban seperti itu. Bila dirasa kurang berkenan di hati perusahaan, maka kita harus segera memutar lidah, mencari jawaban lain yang dapat diterima. Seperti 2 contoh jawaban diatas. 



Comments

Popular Posts