Wisata Dengan Balita, Tips Dimasa Pandemi

 


Menyiasati jadwal liburan tamasya di saat pandemik korona tidak lah mudah , banyak kota yang menjadi tempat tujuan wisata menerapkan lockdown. Banyak keluarga yang mungkin telah menjadwalkan liburan dan membooking hotel di tempat wisata terpaksa dibatalkan. anggaran untuk tamasya pun jadi tak terpakai. Dimasa sebelum pandemi, Keluarga kecil kita mungkin lebih cenderung memilih tempat wisata yang memiliki wahana permainan, atau juga ke taman edukasi semisal seaworld, jatim park, disneyland. Lalu bagaimana dengan sekarang ? kemana kita harus berekreasi ?

Kesehatan rohani seorang balita sangatlah penting, dan perlu kita perhatikan, jenuh selama lockdown di rumah membuat kita merasa kasihan pada balita kita. Kita tentu tak ingin memberikan hiburan game online di HP pada anak, karena memiliki dampak buruk pada kesehatan . tapi perlu kita carikan solusi yang tepat agar anak tetap merasa bahagia dan ceria. 

1. Tawarkan pilihan lokasi tamasya

pemilihan lokasi rekreasi keluarga cukup di dalam kota saja, tak perlu repot repot mempersiapkan berbagai persiapan perlengkapan kesehatan untuk memproteksi keluarga kita dari wabah korona, semisal surat kesehatan Rapid test , cukup dengan perlindungan sederhana, Masker wajah, hand sanitizer dan peralatan kebersihan . Ada beberapa contoh rekreasi sederhana di dalam kota, semisal menginap di hotel berbintang yang menerapkan protokol kesehatan. jangan di hotel murahan ya hehe. pastikan sebelum masuk kamar semprot ruangan dengan antiseptik . tapi bila bunda kuatir diruangan tertutup bisa memilih lokasi rekreasi di tempat terbuka, dengan paparan sinar matahari langsung. semisal di pinggir pantai. 

2. Libatkan Balita Merencanakan Liburan

Melibatkan anak dalam merencanakan lokasi liburan agar tumbuh semangat dan keinginan . Tunjukkan foto foto lokasi wisata, wahana permainan nya, dan pastikan lokasi tidak terlalu ramai . Karena kita tetap harus waspada dan menjaga social distancing. 


3. Ide Lokasi

Bila bunda dan ayah memilih lokasi terbuka, banyak tempat yang bisa dijadikan pilihan , semisal kebunbinatang atau taman safari saja (keluarga kita tidak perlu turun dari mobil), taman bunga, air terjun atau pegunungan, kebut teh, taman hutan, pastikan lokasinya tidak terlalu ramai. 

4. Sediakan bekal dari rumah

Meminimal kan kontak dengan oranglain selama liburan bisa dengan cara membawa camilan dan makanan sendiri dari rumah. Membawa bekal camilan dan makanan yang aman awet dikonsumsi untuk beberapa hari kedepan. Sediakan makanan favorit anak, agar tidak rewel merengek rengek jenuh di diperjalanan . 

5. Bawa mainan favorit anak

dilokasi wisata mungkin banyak yang menawarkan mainan , tapi agar tidak terlalu sering berinteraksi dengan orang lain sebaiknya tidak menanggapi tawaran pedagang pedagang mainan. 

Comments

Popular Posts