10 Penyebab Kemandulan, Sulit Hamil

Setiap wanita yang telah menikah pasti mendambakan kehadiran sang buah hati, sebegai pelengkap kebahagiaan . Upaya dan doa senantiasa kita panjatkan agar segera memiliki keturunan, yang sehat cerdas dan berbakti pada orangtua. Namun tak sedikit pasangan muda yang harus bersabar dalam penantian panjang, tak kunjung mendapatkan keturunan. Ada beragam sebab kemandulan atau sulit hamil, tak hanya masalah medis pada wanita tapi pria juga berperan dalam proses medis terbentuknya janin di dalam Rahim. 

Faktor kesehatan dan kesuburan pada wanita ataupun pria dapat pula dipengaruhi psikis, kejiwaan, ataupun kondisi medis lainnya. Oleh karena itu pasangan suami istri sebaiknya melakukan program kehamilan yang tepat sesuai petunjuk dokter. Hindari produk produk herbal yang tidak jelas , karena umum nya dicampur dengan obat obatan kimia yang kadar takaran nya tidak sesuai yang dibutuhkan penderita, dikemudian hari justru menimbulkan masalah kesehatan lain.

Penyebab Kemandulan

1. Masalah Ovulasi

Kesehatan Rahim dan Organ Reproduksi wanita perlu mendapatkan perhatian khusus bila ditemukan masalah atau gangguan pada tingkat kesuburan maka perlu dilakukan tahap medis tertentu untuk meningkatkan kesuburan. Pada wanita yang sehat , tubuh memproduksi jumlah sel telur dalam jumlah yang tepat pada tiap bulan nya,  yang disebut ovulasi, dijadikan indicator penentuan tingkat kesuburan dan masa subur bunda. Masalah gangguan ovulasi dapat terganggu bila siklus dan jumlah sel telur tidak maksimal, sangat sedikit dan tidak berkualitas. Salah satu penyebab utama penyebab kemandulan adalah gangguan Ovulasi, sekitar 75% dari total kasus kemandulan. Ini terjadi karena beberapa hal :

- Masalah kelenjar hipofisis yang terdapat pada otak

- Hormone prolactin diproduksi berlebihan

- Ovarium premature, gangguan siklus produksi sel telur/ ovarium

- PCOS : Polycystic ovary syndrome


2. Sumbatan pada Tuba falopi , Buntu

Saluran Penghubung utama antara ovarium dengan Rahim. Ketika terjadi ovulasi , sel sel telur yang telah diproduksi tubuh otomatis bergerak menuju ke Rahim melewati tuba falopi. Pada tuba falopi pula jutaan sel sel sperma berinteraksi dengan sel telur hingga terjadi pembuahan. Masalah muncul saat terjadi sumbatan pada tuba falopi, menyebabkan sel sperma dan sel telur tidak dapat menuju ke Rahim. Sumbatan dapat terjadi pada bunda bila mengalami kondisi medis sebagai berikut :

- Peradangan pada panggul

- PMS, penyakit menular pada organ reproduksi semisal gonore, chlamydia

- Kehamilan ektopik

- - Riwayat operasi di area perut dan pinggul, mungkin terjadi infeksi atau tersayat pisau bedah

- Infeksi pada tuba falopi, Rahim, organ kewanitaan yang disebabkan karena pernah keguguran atau operasi aborsi


3. Jaringan Yang Melapisi Rahim Bermasalah

Gangguan pada endometriosis bisa mengganggu proses terjadinya pembuahan, keadaan ini terjadi saat endometrium atau jaringan sel sel yang seharusnya tumbuh didalam Rahim / melapisi Rahim justru tumbuh di luar Rahim. KOndisi ini menyebabkan kemandulan pada wanita, kemungkinan kehamilan hanya sekitar 50%. Gejala ini dapat diketahui ciri cirinya yakni nyeri yang sangat menyiksa saat menstruasi semisal kram parah, darah haid sangat banyak , mual , muntah , Proses menstruasi dibutuhkan waktu yang lama, gangguan pada organ pencernan, kandung kemih, sakit saat berhubungan badan

4. Struktur Rahim yang tidak normal

Dibutuhkan bentuk Rahim yang ideal agar dapat berfungsi dengan baik, pada kondisi kesehatan tertentu menyebabkan bentuk Rahim tumbuh abnormal, ini dapat mempersulit proses pembuahan tahap selanjutnya yakni menempelnya sel telur yang telah dibuahi oleh sperma pada dinding Rahim. Kelainan Struktur Rahim dapat diakibatkan oleh miom, tumor dan terbentuknya jaringan parut yang disebbakan oleh bekas sayatan operasi atau infeksi

5. Kualitas Sperma yang buruk, Atau infertilitas pria

Kondisi medis wanita bukan satu satu nya penentu tingkat keberhasilan pembuahan,sekitar 20% kasus kesulitan kehamilan diakibatkan oleh kualitas sperma pria yang buruk ataupun masalah kesehatan lainnya :

- Sperma yang dipancarkan terlalu sedikit, atau encer bening

- Sel sperma bergerak lambat

- Struktur sperma tidak normal, bentuk nya aneh

- Sumbatan pada tabung vans deferens

- Tidak bisa erekzi 

Keadaan ini dapat terjadi karena penyakit bawaan , semisal diabetes, kesehatan jiwa terganggu, dan lifestyle yang buruk

6. Batas Umur

Usia pasangan suami istri sangat menentukan tingkat kesuburan, semakin bertambah umur maka tingkat kesuksesan atau kemungkinan terjadinya kehamilan semakin kecil. Yakni melemahnya kualitas dan jumlah sel telur , sel sperma. Batas usia perempuan sebaiknya dibawah 35 tahun , sedangkan laki laki sebaiknya tidak lebih dari 40 tahun

7. Gangguan hormon tiroid, 

8. Vaginismus

9. Malnutrsi kurang gizi

10. Obesitas kegemukan

11. PMS, penyakit menular s^ksual

12. Pola hidup yang buruk : rokok , alk^hol, nark^ba, malas olahraga


Comments

Popular Posts