7 Obat Alami Anemia Pada Ibu Hamil



Gejala anemia memiliki kesamaan dengan beberapa gejala pada masalah kesehatan lainnya, semisal maag / GERD, ataupun penyakit jantung. namun sedikit ada perbedaan yang dapat dijadikan indikasi ibu hamil mengalami masalah anemia atau kurang darah. Janin sangat membutuhkan asupan oksigen, zat gizi dan nutrisi yang terdapat di dalam sel sel darah merah yang disalurkan melalui plasenta, apabila bunda mengalami anemia maka dapat secara langsung berdampak pada kesehatan janin di dalam Rahim. 

Ada beberapa gejala khas anemia yang dapat dibedakan dari masalah kesehatan lainnya :

1. Stamina menurun, mudah letih, lesu, dan tidak bertenaga

2. Muka, bibir terlihat pucat pasi

3. Detak jantung tdk stabil

4. Gangguan pernafasan

5. Sakit pada area dada 

6. Pusing

7. Kaki terasa dingin

Sekilas mungkin mirip dengan gejala masalah jantung atau asam lambung naik / GERD, tapi ada beberapa gejala khas lainnya yang dapat dijadikan indikasi anemia :

1. Tubuh terasa gatal

2. Indera perasa menurun atau hilang

3. Masalah pada rambut (rontok, bau)

4. Pendengaran berdengung

5. Sariawan

Untuk mendapatkan diagnosis yang akurat diperlukan uji laboratorium , untuk mengukur kadar Hb atau hemoglobin di dalam darah. sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan darah bila menunjukkan gejala diatas, namun pada umumnya masalah anemia terjadi pada bulan pertama kehamilan dan trimester kedua . 

Obat Anemia pada ibu hamil

Pada kondisi normal, bunda membutuhkan 31 mg zat besi, asam folat, dan vitamin B12  setiap hari untuk membantu proses pembentukan sel darah merah. Yakni dengan memperkaya asupan makanan yang mengandung vitamin vitamin yang dibutuhkan. Namun terkadang tidak cukup hanya dari sumber makanan saja.

1. Suplemen zat besi,

Ferrous sulphate umum diresepkan oleh dokter untuk ibu hamil, sebagai suplemen zat besi tambahan, diminum maksimal 3 kali sehari tergantung hasil laboratorium. Tapi, ada beberapa pasien yang tidak cocok , justru menimbulkan efek samping semisal mencret, sembelit, sakit pada ulu hati, muntah, BAB berwana hitam, muka kusam menghitam. 

2. Memperbanyak Makanan yang mengandung zat besi

Kebutuhan zat besi juga bisa didapatkan dari makanan. Ada berbagai macam pilihan makanan yangkaya akan zat besi, tapi juga perlu diperhatikan kandungan asam uratnya. Bila bunda memiliki penyakit asam urat sebaiknya hati hati karena makanan yang mengandung zat besi tinggi umumnya tinggi pula kandungan zat purin, yang dapat memicu naiknya asam urat, yang berakibat pada keluhan rasa sakit pada sendi kaki ataupun tangan. 

3. Asam Folat

Selain zat besi, ada bahan tambahan lain dalam proses pembentukan sel darah merah yang diproduksi oleh sum sum tulang belakang dan ginjal. Asam folat dapat kita temukan pada sayur sayuran ataupun buah buahan, semisal buah bit, kurma, daun papaya, buah naga berdaging merah, madu.

4. Vitamin B12

Vitamin ini berperan sebagai bahan pembentuk sel darah merah, dapat kita temukan pada kacang kacangan namun juga ada suplemen nya. Perlu dikonsultasikan dengan dokter perihal jenis suplemen yang cocok dan aman dikonsumsi oleh bunda selama masa kehamilan.

5. Vitamin C

Vitamin C berperan membantu memaksimalkan tubuh dalam penyerapan zat besi yang berasal dari makanan yang dikonsumsi oleh bunda. Teliti dalam Memilih jenis makanan yang mengandung vitamin C , agar tidak menimbulkan masalah pada organ pencernaan, hindari buah yang terlalu asam. Apel, kiwi , papaya dianggap aman dan pilihan tepat untuk ibu hamil. 

6. Oksigen

Didalam sel darah merah juga kaya akan kandungan oksigen, yang mengalir melalui plasenta untuk kebutuhan oksigen bayi. Lakukan olahraga rutin , jalan jalan di pagi hari , menghirup udara segar , mengolah pernafasan, agar tubuh dapat menyerap oksigen secara maksimal. 

7. Olah Pikiran

Proses metabolism tubuh manusia dapat dipengaruhi oleh pikiran, tak jarang pikiran juga dapat berakibat pada masalah kesehatan


Comments

Popular Posts