Gula Penyebab Obesitas, Gemuk, 7 Alasan Nya

 


Berat Badan Menjadi masalah tersendiri bagi setiap orang, bila terlalu besar maka dapat menimbulkan masalah kesehatan dan menurunkan nilai kecantikan seseorang. Naiknya berat badan disebabkan oleh beragam hal, mulai dari kebiasaan makan makanan tinggi kadar gula / karbohidrat, dan pola hidup yang tidak banyak aktifitas fisik, menyebabkan penumpukan timbunan lemak pada bagian tubuh.

Gula Penyebab Obesitas

Konsumsi karbohidrat dan gula berlebihan juga dianggap sebagai penyebab utama naikknya berat badan. pada 100 gr Gula pasir  tersusun dari 100 gr karbohidrat, artinya karbohidrat adalah gula, Nasi putih juga merupakan gula, memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi, dan ditakuti oleh penderita diabetes, Kita perlu mengurangi porsi karbohidrat dalam menu keseharian kita. 

Gula Penyebab Gemuk

Makanan yang mengandung kadar indeks glikemik tinggi terdapat pada minuman minuman kemasan , yang cukup umum tersedia di minimarket di sekitar kita, permen, sereal, nasi putih, es krim dan susu instan botolan/ kemasan kotak. Gula merupakan tersangka utama pada kasus serangan jantung, obesitas, dan diabetes . 

lalu apakah hubungan antara penambahan lemak dengan asupan gula harian kita, kenapa bisa saling terkait .

1. Tanpa Nutrisi, Tinggi Kalori

Pada minuman kemasan, ataupun jajanan, kerap ditambahkan pemanis buatan, jenis pemanis ini berperan sebagai penyedap rasa namun sangat tinggi kadar gula nya, beberapa jenis pemanis buatan yang biasa digunakan oleh pabrikan produk jajanan diantaranya sirup jagung, fruktosa, aspartam, agave, dan limbah gula. Mengkonsumsi obat ini dapat menaikkan berat badan karena terdapat kandungan kalori yang tinggi namun tidak terdapat nutrisi. sebagai contoh, 3 sendok pemanis jagung , terkandung kalori sebesar 140 kal karbohidrat, ini sangat tinggi.

Jenis gula yang dijadikan bahan / komposisi produk kemasan kerap kali tidak memiliki nutrisi, atau biasa disebut kalori kosong. Bermacam jenis makanan dan minuman yang perlu kita batasi bila ingin menurunkan berat badan :

- Semua Jenis Es Krim

- Permen Manis, Permen Asam

- Minuman Bersoda

- Kue, Roti

"Haramkan Total" , memang halal sih tapi tidak tayyib ,  Membatasi takaran saja tidak cukup, tapi "Haramkan" hal ini dikarenakan tiap gigitan mencakup banyak kadar gula yang dapat menimbulkan penimbunan lemak dan mengendap di pembuluh darah

2. Aktifitas Hormon Terganggu

Konsumsi makan makanan tinggi kandungan gula dapat secara masive menaikkan kadar gula dalam darah kita, Pankreas bekerja ekstra untuk merubah kadar gula menjadi energi dan Hati Liver kita merubahnya menjadi lemak. 

Meskipun bukan penderita diabetes , kita perlu mengendalikan kadar gula dalam darah, karena proses berkembang menjadi diabetes bertahap , tidak terjadi seketika. Tingginya kadar gula dalam darah dapat mengganggu sistem hormonal dalam tubuh kita, sehingga rentan terkena berbagai macam masalah kesehatan, 

3. Tidak Mengenyangkan

Jenis jajanan tinggi gula dapat memicu Rasa lapar yang terus menerus. Sebagian produsen makanan memang sengaja menambahkan jenis gula khusus yang dapat meningkatkan penjualan, yakni memicu rasa lapar , guna meningkatkan belanja konsumen, dengan cara menciptakan rasa lapar berkelanjutan, sehingga terus mengkonsumsi produk tersebut , nambah lagi dan lagi .

Salah satu upaya yang dapat kita lakukan agar tidak mudah lapar adalah Meningkatkan asupan makanan yang mengandung protein dapat memicu produksi hormon peptida YY , glukagon peptida 1, jenis hormon yang berkaitan dg rasa kenyang , agar dapat membatasi asupan makanan kita

4. Makanan Sehat

Kebutuhan gula perlu diperhatikan, tidak terlalu berlebihan namun juga tidak terlalu rendah, menciptakan keseimbangan nutrisi harian, protein, lemak nabati, multi vitamin, serta mineral. 

Makanan dan minuman kemasan, terkandung kadar gula yang tinggi, beresiko mengganggu hormonal, menurunkan imunitas tubuh kita, mengurangi kecerdasan, dan penuaan dini

5. Gangguan Kejiwaan

Konsumsi gula berlebihan dapat secara signifikan mempengaruhi kondisi kejiwaan seseorang, menjadi lebih rapuh, emosional, depresi, pemalas, dan beragam masalah psikis lainnya. hal ini disebabkan karena reaksi kimia otak terganggu karena terjadi perubahan hormonal yang disebabkan oleh kadar gula berlebih didalam tubuh.

6. Makan Tidak Terkendali, Pemicu Rasa Lapar

hormon ghrelin dapat meningkat drastis saat kita mengkonsumsi gula/karbohidrat terlalu banyak, hormon ini berperan memicu perasaan lapar yakni dengan mengurangi hormon peptida YY, yang berperan menekan rasa lapar

7. Obesitas

Asupan karbohidrat dan Gula berlebihan dapat memicu terjadinya masalah kronis semisal obesitas, masalah jantung dan diabetes militus

Pada 40 Jenis penelitian didapatkan hasil kesimpulan, lebih dari 300.000 kategori usia dewasa dan anak , terdapat keterkaitan hubungan antara jenis minuman makanan kemasan yang dikonsumsi dengan peningkatan berat badan dan masalah kesehatan kronis

pada penelitian lain yang dilakukan pada 7000 anak anak , berusia 7 hingga 11 tahun, yang rutin mengkonsumsi minuman kemasan / susu instan kemasan lebih rentan terjadi obesitas dan diabetes

Comments

Popular Posts